Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar - IMedia9 - Moslem

Breaking

Thursday, May 17, 2018

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar



Kehadiran Malam Lailatul Qadar ditunggu oleh siapapun di Bulan Ramadan. Lailatul Qadar merupakan malam penuh berkah dan kemuliaan. Beribadah pada malam tersebut dianggap lebih baik ketimbang beribadah di bulan lain, sekalipun selama seribu bulan. Begitulah cara Allah SWT mengistimewakan malam ini.

Apa itu malam Lailatul Qadar? Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al Qur’an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ini juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Qur’an.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan bahwa Lailatul Qadar datang pada sepuluh hari akhir Ramadan. Karenanya, beliau memperbanyak ibadah dan amal shaleh pada malam tersebut.
‘Aisyah mengatakan, “Saat memasuki sepuluh akhir Ramadan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam fokus beribadah, memperbanyak ibadah di malam hari, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah” (HR: al-Bukhari).

Hadis inilah yang dijadikan sebagai landasan bahwa Lailatul Qadar terdapat pada sepuluh akhir Ramadan. Abu Ishaq al-Syirazi, dalam kitabnya al-Tanbih menuliskan:

“Dianjurkan mencari Lailatul Qadar di setiap malam Ramadan, terutama malam sepuluh akhir dan malam ganjil. Lailatul Qadar paling sering diharapkan terjadi pada malam 21 dan 23. Saat malam Lailatul Qadar disunnahkan membaca do’a, “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku)”
Hal ini dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, ‘Aisyah pernah bertanya kepada Rasul, “Wahai Rasul, andaikan aku bertemu lailatul qadar, do’a apa yang bagus dibaca? Rasul menjawab, “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku)” (HR: Ibnu Majah).
Berikut ini adalah beberapa tanda malam Lailatul Qadaryang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Suasana Malam Lailatul Qadar Terasa Sejuk
Saat malam Lailatul Qadar, udara terasa sejuk. Tidak panas dan tidak dingin. Suasananya sangat nyaman. Di malam itu tidak ada hawa yang gerah maupun terasa dingin.
Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, lihat Jaami’ul Ahadits 18/361, shahih).

2. Kondisi Malam Terlihat Cerah
Malam saat Lailatul Qadar langit tampak cerah. Langit tampak terang dan terlihat indah. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW: “Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke dua puluh tujuh (dari bulan Ramadlan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa sinar yang menyorot.” (HR. Muslim no. 762)

3. Lailatul Qadar Di Malam-Malam Ganjil
Kedatangan malam Lailatul Qadar lebih mungkin terjadi di malam-malam ganjil bulan Ramadhan. Hal ini seperti sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2017)

Tanda-tanda malam Lailatul Qadar bukanlah satu hal yang mutlak karena tidak ada seorang yang tahu pasti kapan malam itu datang. Hanya Allah SWT saja yang mengetahui kapan malam yang lebih baik dari 1.000 bulan itu akan datang menghampiri hambanya. Oleh karena itu, kita terus memperbanyak ibadah pada Allah, dengan melaksanakan shalat, berdzikir dan bertilawah sambil terus berharap kita berkesempatan untuk berjumpa dengan malam Lailatul Qadar .

No comments:

Post a Comment